Sulam Alis & Sulam Eyeliner di On Fleek Studio

Haiii everyone!!! 
Sesuai janjiku di blog post kemarin, kali ini aku akan bahas A-Z tentang pengalaman aku sulam alis dan sulam eyeliner di On Fleek Studio. Buat teman-teman pembaca blogku, mungkin ada yang masih ingat kalau aku sudah pernah sulam alis tahun lalu. Berhubung ingin memperpanjang waktu sekaligus memperbaiki bentuk sulam alis aku sebelumnya yang sudah mulai memudar di beberapa bagian, aku memutuskan untuk sulam alis lagi di awal tahun 2018 sekaligus sulam eyeliner. Langsung aja yuk ❤
Why On Fleek Brow?
Berbeda dengan sulam teknik microblading yang menggunakan pena bermata pisau. Sulam di On Fleek menggunakan teknik HD. Alatnya seperti ballpoint dengan ujung yang menyerupai pen untuk untuk menulis dan terdapat mesin di dalamnya. Gimana ya deskripsiinnya, haha, pokoknya mirip bor gitu deh. Bunyinya "drrrrr".

Kelebihan teknik HD dibandingkan microblading : proses sulam lebih cepat, hasilnya lebih tahan lama (bisa 3 tahunan!), more painless, dan tinta yang masuk sebesar 50% sehingga hasil sulam pigmented, no need to retouch(umumnya 1x sulam, hasilnya sudah perfect). Retouch hanya diperlukan ketika warna sudah memudar.

Teknik HD Brow ini sangat membantu untuk mendapatkan hasil sulam dengan pigmen warna yang diinginkan, terutama untuk yang memiliki kulit berminyak seperti aku dan orang yang sudah berusia, karena notabene sulit menyerap pigmen. Beberapa orang sudah mencoba 4-5x sulam dengan teknik microblading bahkan tetap sulit menyerap pigmen. Dengan teknik HD, semua jenis kulit, baik yang berminyak atau yang sudah berusia, pigmen tersebut akan terserap sempurna sehingga hasilnya pun jauh lebih bagus + tahan lama.
On Fleek Studio ini extremely Instagramable, vibesnya mirip Stylenanda Pink Hotel. I really love this place! Betah banget berlama-lama disini karena rapi, bersih, nyaman, dan suasananya tenang.
Ci Liani, selaku owner On Fleek Studio belajar sulam secara khusus di SEOUL dan Anggie Rassly Academy, seorang pesulam alis paling dicari saat ini. Aku percaya dengan kemampuan ci Liani untuk menyulam alis dan mataku dengan hasil yang memuaskan berdasarkan portfolio yang ada di Instagram On Fleek. Buat teman-teman yang mau sulam (Eyebrow-Eyeliner-Lip-Crystal Glow), Eyelash Extension, atau Makeup Service disini harus make appointment terlebih dahulu ya. Khusus untuk sulam dan makeup akan dikerjakan langsung oleh ci Liani.

Kenapa sih semi permanent makeup tuh penting banget buat aku? Tipikal kulit aku berminyak, setiap kali makeup rasanya nggak ada yang benar-benar awet dari pagi sampai sore. Seringkali di pertengahan hari makeupku sudah luntur terutama alis dan mata. Mungkin kalau aku makeup lengkap dari primer, foundation, sampai bedak tabur, bisa aja awet. Sayangnya kulit aku ga mampu nerima makeup setebal itu. Tau-tau besok or lusanya beruntusan. Bare face jadi satu-satunya pilihan untuk menjaga kondisi kulit aku (gini aja masih sering jerawatan 😢) Bukan bedak yang aku siapin di tas, tapi oil paper. Dengan alis dan mata yang disulam, aku jadi lebih percaya diri karena ga bakal luntur kena minyak. Kesel deh waktu traveling ke Japan kemarin alisku buntung sana sini karena waktu itu belum disulam, cuma gambar pakai pensil alis biasa. Alhasil aku jadi repot edit fotonya karena mesti beresin alis satu-satu (di Photoshop). 😲 So, On Fleek is my choice.

Sulam Alis
First of all, alisku dibersihkan dengan makeup remover untuk menghilangkan makeup, minyak, dan kotoran. Setelah itu digambar menggunakan pensil alis. Disini kita bisa merequest bentuk alis yang diinginkan. Ci Liani menggambar alis sebelah kananku dengan bentuk lurus ala Korea, dan alis sebelah kiri dengan bentuk lurus namun sedikit naik di bagian ujungnya. Ternyata wajahku terlihat lebih tirus dengan bentuk alis yang sedikit naik di bagian ujungnya atau yang lebih sering disebut arched eyebrows. So, bentuk arched inilah yang menjadi pilihan aku untuk sulam nanti.

Sebelum proses sulam dimulai, kedua alis diberi krim anestesi lalu ditutup dengan plastic wrap supaya menyerap sempurna, setelah itu didiamkan selama 30 menit. Anestesi ini fungsinya untuk meminimalisir rasa sakit ketika alis disulam. On Fleek menggunakan High Grade Anaesthetic Cream yang efektif menghilangkan rasa sakit hingga 90%-100%.

Setelah menunggu selama 30 menit, proses sulam dimulai. Saat proses sulam, ada beberapa area yang terasa sakit/perih misalnya di bagian pangkal alis. Kalau rasa sakitnya melebihi batas toleransi, kita harus bilang lho. Nanti krim anestesinya akan ditambahkan sesuai kebutuhan. Ada yang cuma butuh 2x anestesi, ada yang butuh 3x anestesi seperti aku. Saat krim anestesinya ditambahkan, aku sama sekali ga merasa sakit di area apapun, cuma berasa getarannya saja.

Proses sulam alis +/- 2.5 jam including konsultasi bentuk alis yang diinginkan, anestesi, dan proses sulam.

Sulam Eyeliner
Tanpa digambar terlebih dahulu, sulam eyeliner dapat langsung dikerjakan menggunakan alat yang sama dengan sulam alis. Setelah bagian yang akan disulam dianestesi selama 30 menit, proses sulam pun dimulai. Rasanya lebih painless dibandingkan sulam alis, jadi nggak perlu khawatir bakal beraduh-aduh saat sulam ya. 😝 Aku cuma ngerasa geli lho, prosesnya juga cepat banget! Untuk proses sulam eyelinernya sendiri hanya 30 menit. Secara keseluruhan prosedur membutuhkan waktu sekitar +/- 1 jam.

Setelah selesai disulam, eyelid akan sedikit membengkak, but don't worry karena akan kembali seperti sedia kala dalam waktu beberapa jam saja. No pain at all, trust me! 😉

Do's and Don'ts

✅ Rajin mengaplikasikan Reveal Cream. Nggak perlu beli sendiri karena kita akan diberi Reveal Cream, punyaku brand Stayve made in Korea dalam bentuk sachet.

❌ Ga boleh kena air selama seminggu. Selain sulamnya bisa hilang, air juga dapat mengkontaminasi area kulit yang baru disulam/beresiko infeksi karena air di Jakarta biasanya kurang higienis.

Result
Fotoan dulu ah sama cici cantik yang udah bikin alis dan mata aku jadi on fleek. Ini hasilnya setelah aku baru selesai disulam. Ga bengkak dan ga merah-merah sama sekali. Bengkak dikit di bagian eyelid, tapi ga kelihatan kan ya, jadi udahannya langsung bisa jalan kemana-mana. Haha. Sulam alisnya looks so natural, hampir ga keliatan kalau rambut alis aku sebenarnya cuma gambar doang. Eyelinernya juga rapi dan sesuai dengan permintaan aku. Memang ga mencolok kayak orang lagi dandan banget, tapi untuk No Makeup-Makeup ini udah lebih dari cukup. Ga nutupin eyelid plus nambahin efek bulu mata aku jadi kelihatan padat/tebal. Love!!!
Setelah peel off semua di hari ke-7, baru kelihatan hasil akhirnya. Ada bagian yang sedikit pudar di daerah pangkal alis. Untuk sulam eyeliner, warna hitamnya ga sebold saat baru disulam. Ini wajar kog, karena memang ga semua tinta di semua bagian akan masuk semua guratannya atau warnanya bakalan sama seperti baru selesai disulam. Biasanya sih tergantung jenis kulit ya. Kalau oily kayak aku biasanya chance sulamannya masuk semua tuh lebih kecil. Tapi ini aja udah masuk banget karena disulam menggunakan teknik HD yang udah aku jelasin diatas. Recommended? Yes! Super recommended sulam di On Fleek Studio, worth every Rupiahs.

Price List
Affordable price and great services.
Don't miss The Grand Opening Promo 25% for Eyelash Extension. 

Location
Lokasinya gampang banget dicari pakai Google Map dan komplek rukonya dekat dengan pintu keluar jalan tol PIK.

On Fleek Brow
Address :
Fat Straw PIK (3rd Floor)
RT.7/RW.2, Kamal Muara, Penjaringan, North Jakarta City, Jakarta 14470
Phone :
(021) 29448344
Direction :

The Days After Day Off

Happy New Year 2018 semuanyaaa!!!

Setelah libur lumayan panjang akhirnya balik ke rutinitas seperti biasa. Liburan kemarin aku sekeluarga tahun baruan di puncak. Seneng banget bisa menghirup udara gunung yang lebih segar dari Jakarta. Banyak yang menyangka aku liburan akhir tahun ke Jepang karena aku upload foto-foto winter saat berada di Jepang. Sekaligus menjawab pertanyaan teman-teman di DM, jadi sebetulnya foto-foto itu dari Maret 2017 lalu yang sengaja aku keep untuk aku upload secara seasonal karena kebetulan saat aku pergi di bulan Maret yang semestinya sudah musim semi malahan masih dingin bahkan turun salju di beberapa prefektur. Kalau liburan di puncak kemarin cuma foto-foto dikit dan iseng karena ga dandan. Wahaha. Niatnya juga liburan aja sih bukan demi profesi. Sakingan liburan, ga cuma kerjaan aja yang tertunda, tapi juga urusan merawat kulit. Akibatnya kulit aku jadi greasy dan kusam. Aku percayain perawatan kulit sensitif aku dengan skincare yang terbuat dari bahan-bahan natural. Buat teman-teman yang hobi Instagram-an dan ga jauh-jauh sama urusan kecantikan pastinya pernah denger sama brand lokal yang satu ini, Tiff Body & Sacre Skin ❤
Disini aku punya Fleur De Terre Mask, Calendula Buttermilk Soap, Rose Water, Special Edition Tiff x Sacre Coconut Lip Polish, dan Coconut Lip Sleeping Balm. First of all, aku suka dengan desain packagingnya yang shabby. Langsung pengen coba banget lho begitu lihat kemasannya. Desain produk itu emang penting banget ya, ga kalah penting sama kualitas. Haha. Disini aku bakalan bahas satu-satu produknya, so keep on reading!

Fleur De Terre Mask
Fleur De Terre Mask yang mengandung Chamomile dan Calendula membantu mendetoks wajah yang kusam dan berminyak. Karena teksturnya bubuk, jadi perlu dicampur dengan pelarut seperti air, madu, atau oil. Kalau aku campur dengan Rose Waternya Sacre Skin. Takarannya bebas, tergantung banyaknya bubuk yang dipakai. Pokoknya harus sampai cair tapi masih agak kental (kayak teksturnya putih telur) dan bisa dioleskan ke wajah. Wangi maskernya seperti jamu-jamuan dengan flower scent. Menurutku wanginya sama sekali ga ganggu hidung aku, malahan bikin rileks macam di spa-spa gitu. Haha. Sok tau aja sih, belom pernah spa soalnya. 😁 Saat maskernya mengering, wajah ketarik kencang banget sampe kerasa pengen meremin mata. Kalau efek kencangnya aku yakin semua masker cair yang sedang proses mengering pasti rasanya gremet-gremet. Setelah seluruh masker mengering (+/- 10 menit), bilas wajah dengan air hangat lalu basuh dengan air dingin. Bagus banget lho apalagi buat yang suka make up-an. Paling pas dipakai setelah make up seharian. Wajah terasa enteng dan bersih! Untuk hasil yan maksimal, kamu bisa pakai masker ini sebanyak 2-3x dalam seminggu.

Rose Water
Sejak dulu Rose Water sudah dikenal sebagai campuran untuk masker. Maksud sejak dulu sih dari sisi ingatan aku ya. Haha. Jadi pas awal-awal aku mulai kenal skincare, sekitar kelas 2 SMP gitu, aku sering mampir ke konter beauty supply di supermarket deket rumah buat sekedar lihat-lihat aja sih, beli belom tentu. 😂 Terus aku lihat ada Rose Water. Nah disitulah letak sejak dulunya. Haha. Btw coba deh kalian search pakai keyword 'Rose Water' di Google, Rose Water Sacre muncul di urutan teratas pencarian dan ternyata bener udah banyak banget review dan testimonial tentang Rose Waternya Sacre Skin. Dari sekian banyak review yang aku baca, semuanya pada suka loh. Aku juga suka! Wanginya soft, tekstur airnya lembut seperti air mineral biasa, finishingnya juga ga lengket. In my humble opinion, harganya memang jauh lebih mahal dibandingkan Rose Water yang dijual di pasaran, Rp 50.000,- untuk ukuran 100ml. But is all worth mengingat Rose Water ini adalah 100% air mawar dari proses distilasi, pure & organic! Selain bisa digunakan untuk campuran masker bubuk, Rose Water ini dapat digunakan sebagai toner. Dituang ke kapas atau langsung ditepuk-tepuk ke kulit, bisa juga dipindahkan ke botol spray supaya praktis untuk disemprotkan ke wajah. Wajah jadi terasa bersih, fresh, dan lembut. Untuk pemakaian setiap 1x sehari (biasanya aku pakai sebagai toner untuk malam hari saja) + seminggu 2x untuk campuran masker, Rose Water ini kira-kira cukup untuk 1-2 bulan.

 Calendula Buttermilk Soap
Tadinya aku bimbang, pakai dimuka atau badan aja ya? Setelah stalk di Instagramnya Tiff Body, ternyata Calendula Buttermilk Soap ini bagus banget untuk kulit berminyak dan boleh dipakai untuk badan juga. Oh ternyata memang diperuntukkan buat wajah toh. Haha. Awal-awal kena air, sabunnya melted. Busanya cukup banyak dan teksturnya super mild! Begitu dipakai ke wajah buat cuci muka rasanya biasa aja, tapi begitu bilas LEMBUT BANGET! Udahannya muka aku ga keset sama sekali malah jadi lembab, lembut, dan minyak di muka berkurang jauhhh. Aku bener-bener jadi anak gembira yang baru ketemu soulmate. No lebay ya, memang kenyataannya ni sabun muka ter-The Best yang pernah aku coba seumur hidup 😍 Pakai ke badan udah pasti enak, tapi aku ga pakai ke badan soalnya dijaga baik buat sabunin muka aja biar ga cepet abis. Haha. Minusnya karena sabun ini bentuk batang jadi lumayan ribet buat dibawa traveling dan cepet habis dibandingkan facial foam. Oh ya, sedikit terasa pedih kalau busanya ga sengaja masuk ke mata dan hidung. Hehe.

Fleur De Terre Mask, Rose Water, dan Calendula Buttermilk Soap adalah paket Glowing Poreless, harganya Rp 190.000,- untuk 3 produk sekaligus. Affordable untuk perawatan kulit dalam sebulan.

Coconut Lip Polish & Coconut Lip Sleeping Balm
Keduanya Special Edition dari Tiff x Sacre. Coconut Lip Polish adalah scrub untuk bibir yang main ingredientsnya gula pasir dan coconut. What I love the most, ketika ambil lip polishnya pakai jari soalnya teksturnya greasy-greasy lembab. Haha. Mau ketawa pas nulis 'greasy-greasy lembab' soalnya ga bisa jelasin persisnya kayak apa pokoknya nyes gitu. 😁 Jadi ga cuma butiran-butiran kering, tapi Lip Polish ini mengandung minyak yang sepertinya berasal dari Coconut Oil. Karena mengandung minyak, proses exfoliate jadi lembut dan ga perih. Bibir juga jadi lembab dan kilap. Buat kalian yang suka pakai Lipstick Matte terutama yang bertekstur liquid pasti sering ngalamin bibir cracky. So, harus rajin-rajin exfoliate minimal 2x seminggu. Karena biasanya aku suka jerawatan di sekitar bibir kalau ada bahan minyak yang tertinggal di sekitar kulit bibir, setelah pakai Lip Polish dari Tiff x Sacre, aku basuh bibir dan kulit sekitarnya dengan handuk yang sudah dicelup air hangat.

Untuk menjaga kelembaban bibir, aku pakai Coconut Lip Sleeping Balm dari Tiff x Sacre yang masih satu seri sama Lip Polishnya. Lip balm ini teksturnya light, ga over oily, dan kerasa banget efek ngehydrate bibir. Buat yang punya rencana liburan ke luar negeri 4 musim, aku recommend Coconut Lip Sleeping Balm ini buat dibawa-bawa selama perjalanan apalagi di pesawat dan saat cuaca dingin. Selain praktis karena pakainya tinggal poles aja kayak pakai lipstick, lip balm ini bisa dipakai sekeluarga sampai anak-anak juga boleh banget! Btw ini wangi Coconutnya ga ketara sama sekali. Bener-bener yang super soft deh, harus menajamkan indera penciuman sedemikian rupa baru bisa tau 'Oh ini aroma Coconut'. Memang segala hal yang natural wanginya biasa aja, ga semerbak sampai tetangga bisa cium. (Tetangga ?!?!)

Untuk dua produk Lip Kit yang berisi Coconut Lip Polish dan Coconut Lip Sleeping Balm harganya Rp 120.000,-

Segitu dulu deh review dari aku, sepertinya udah lengkap banget sih. Feel free to comment ya kalau ada yang mau ditanyain ke aku tentang produk-produk yang aku review disini. But I really recommend produk Tiff & Sacre untuk kalian coba terutama buat teman-teman yang suka alergi pakai produk drugstore. Logicnya sih, produk-produk berbahan natural minim resiko ga cocok ya. Oke, see ya on the next post! Don't miss it karena aku bakalan ceritain A-Z tentang pengalaman aku sulam alis dan eyeliner di blog post mendatang. 😘

Tiff Body
Instagram | Line

Sacre Skin
Instagram | Line

Soft Launching of SHINZU'I Ume Body Mist

Haiii~ Semoga kalian ga bosen ya lihat new post di blog aku yang ternyata event report lagi dan lagi. Hehe. Kali ini aku mau ceritain kegiatan aku di hari Minggu tanggal 10 Desember 2017 kemarin. Cewek-cewek Indonesia pasti sudah familiar banget kan sama brand yang satu ini, Shinzu'i Ume! Penasaran deh sama produk terbarunya. Kira-kira apa nih? Lanjut baca yuk!




Venue acaranya bertempatkan di restoran 3 Wise Monkeys Kebayoran Baru - Jakarta Selatan. Menurutku tempatnya cukup asik dan Instagramable. Makanannya juga enak-enak banget beneran! Jarang-jarang event di kasih makanan Jepang dari appetizer sampai dessert. Sashimi Tuna dan Salmon pun ada. Kebangetan happynya soalnya makanan Jepang adalah makanan favoritku kedua setelah Italian Food.
Dari foto ini aja udah spoiler ya. Haha. Ada gadis-gadis berkimono sambil pegang boneka Kokeshi. Ga taunya ini bukan boneka Kokeshi biasa tapi body mist! Ya ampun kawaii dan unik banget ya body mist bentuknya kayak gini. 😍 

Sebelum acara dimulai kita bisa foto-foto di Wall Of Fame-nya Shinzu'i Ume. Hasil fotonya akan dikirimkan ke email masing-masing. Sayangnya fotoku belum dikirimkan sampai hari ini. Huhu.
Disini kita semua dijelasin lebih lanjut mengenai Shinzu'i
I Ume Body Mist. Dengan ukuran yang travelable (100ml) dan bentuk botol yang unik, body mist ini ga cuma bagus untuk dibawa-bawa, tapi juga untuk di koleksi dan dijadikan pajangan. Emang sih, kalau udah punya 1 varian tuh rasanya pengen punya semuanya. Haha. Btw karena botolnya terbuat dari plastik tebal, jadi nggak perlu takut pecah kalau jatuh. Just wondering kira-kira pulang nanti bakalan dapet varian yang mana ya?
Soft Launching of Shinzu'i Ume Body Mist yang bertema "Complete Your Day" ini menghadirkan Beauty Blogger terkenal yaitu Miharu Julie. Julie bercerita mengenai kesehariannya sebagai Beauty Blogger serta sharing tips-tips bagaimana menjadi Blogger yang sukses. Ternyata diperlukan konsistensi untuk menulis blog, usahakan agar minimal seminggu sekali ada post terbaru di blog kita. Blogger juga bukan hanya berbicara tentang tulisan, fotografi pun perlu diperhatikan. Foto yang menarik pasti membuat readers merasa betah mengunjungi blog kita. Tips dari Julie supaya hasil foto kita bagus dan jelas, ambil foto dalam keadaan terang benderang dengan memanfaatkan cahaya matahari. Bisa juga menggunakan Ring Light seperti yang sudah banyak digunakan oleh Blogger dan Vlogger. Bentuk Ring Light yang bulat membuat cahaya jadi merata sehingga produk ataupun makeup tampak jelas. Supaya lebih menarik lagi, lengkapi produk yang ingin difoto dengan properti pendukung. By the way Julie paling suka dengan Shinzu'i Ume Body Mist Hatsune lho!


Setelah cukup mengenal sedikit tentang Shinzu'i Ume Body Mist, rasanya nggak lengkap tanpa mencoba produknya sendiri. Karena itu kakak-kakak Ume Chan yang pakai kimono tadi, membagikan 4 varian Shinzu'i Ume Body Mist ke setiap meja untuk dicoba.

Serunya lagi diadakan #BodyMistHarianmu Photo Competition selama acara berlangsung. Berbekal tips dari Julie, syarat kompetisi kali ini adalah foto produk Shinzu'i Ume Body Mist semenarik mungkin namun dengan properti dan cahaya seadanya, boleh diperlengkap dengan foto diri sedang memegang produknya lalu upload ke Instagram dengan hashtag #BodyMistHarianmu #UmeBodyMist serta mini review di dalam caption. Aku juga ikutan kompetisinya. Ini hasil jepretan aku :
Karena mejanya penuh dengan makanan, aku memutuskan untuk foto produknya di lantai saja. Props yang aku pakai hanya sling bag. Tadinya mau nambah-nambahin bunga atau bangau origami yang ada di meja tapi aku lebih suka minimalis. Hehe.

Yuk kenalan sama 4 varian Shinzu'i Ume Body Mist :

Iseiya (Ekspresikan Gayamu) - Merah
Iseiya adalah tipikal cewek tradisional yang polos dan manis, ia menyukai art dan craft. Wangi Iseiya merupakan perpaduan antara floral dan wangi buah yang manis.
Top Notes : Citrus, Bergamot, Cassis
Middle Notes : Cyclamen, Jasmine, Ylang Ylang
Base Notes : Sandalwood, Cedarwood, Vanilla

Keiko (Tunjukkan Pesonamu) - Ungu
Keiko adalah cewek anggun dan classy yang menyukai balet, kegiatan sosial, bermain dengan kucing peliharaannya, dan traveling. Wangi Keiko adalah wangi floral yang manis, lembut, dan musky.
Top Notes : Geranium, Lavandin, Ylang
Middle Notes : Muguet, Peony, Rose
Base Notes : Musk, Wood

Ayumi (Pancarkan Cantikmu) - Pink
Ayumi adalah cewek yang cantik dan stylish sekaligus sporty. Ayumi menyukai kegiatan Cheerleading, Beauty Vlogging, dan Olahraga. Wangi Ayumi berasal dari perpaduan wangi floral dan berries yang manis dan fresh.
Top Notes : Plum, Bergamot, Wild Berries
Middle Notes : Sanbac Jasmine, Plumeria, White Lily
Base Notes : Soft Wood, Patchouli, Amber, Musk, Vanilla

Hatsune (Tunjukkan Kreativitasmu) - Hijau
Hatsune adalah preppy girl yang hobi membaca, belajar, dan mengikuti science club. Wangi Hatsune berasal dari buah-buahan yang segar.
Top Notes : Pineapple, Pear, Peach, Apricot
Middle Notes : Rose, Orchid, White Flower, Freesia
Base Notes : Musk, Amber, Vanilla, Sandalwood
Shinzu'i Ume Body Mist favoritku adalah Ayumi dan Iseiya ❤ Walaupun aku sudah berusia 24 tahun yang bukan termasuk remaja lagi, tapi aku tetep cinta sama segala macam cute thingy. Haha. Wanginya juga cocok untukku terutama Iseiya. For your info, Shinzu'i Ume Body Mist sudah bisa kamu dapatkan di Minimarket dan Supermarket terdekat dengan harga @Rp 17.000,-.

Acara belum selesai sampai disitu karena ada workshop DIY Clear Clutch! Kita bebas menghias Clear Clutch masing-masing dengan bahan dan pernak pernik yang telah disediakan. Bahkan bunga dekorasi yang ada di meja pun boleh digunakan sebagai hiasan.

Nggak cuma DIY-DIY biasa lho, tapi juga diadakan kompetisi menghias Clear Clutch yang paling kreatif! 
Ini dia Clear Clutch buatanku. I keep that simple soalnya suka lihatnya. Hehe.
Saatnya pemgumuman pemenang dan inilah para pemenang #BodyMistHarianmu Photo Competition, Best Clutch, dan Best Dress. Congrats girls!

Di akhir acara, kita semua foto bareng bersama team dari Shinzu'i Ume, MC, serta teman-teman Blogger dan Vlogger. Thankyou for having me, Shinzu'i Ume! Can't wait for your new products 😘 See you guys around!

Photo : Sam Seite
Event : Soft Launching of Shinzu'i Ume Body Mist
Venue : 3 Wise Monkeys. JL. Suryo No.26, RT 10/RW 3, Kebayoran Baru - Jakarta Selatan 12180

Shinzu'i Ume Indonesia
Instagram | Facebook | Twitter