Photo Facial at ZAP Mall Of Indonesia

Semakin sering aku datang ke Beauty Event, semakin sering pula aku bermakeup. Bahkan yang tadinya nggak pernah pakai foundation setelah bertahun-tahun lamanya, belakangan ini sering pakai foundation karena lihat teman-teman lain kulitnya terlihat photo ready banget di kamera sementara aku...minyakan ga ada rem-nya, redness tampak, komedo jelas. Berbekal alasan itulah, prinsip 'no foundation' aku luntur alhasil dapetin lagi kulit wajah yang bruntusan. Hiks. Senengnya aku, ketika berkesempatan untuk mencoba Photo Facial dari ZAP. Rangkaian perawatan kulit wajah yang menggabungkan tiga teknologi modern untuk mendapatkan kulit wajah yang sehat. So, check this out pengalaman aku Photo Facial di ZAP Kompleks Ruko French Walk F 39, Mall Of Indonesia-Kelapa Gading, Jakarta Utara.





Rukonya tidak terlalu besar tapi suasanya dibuat nyaman dan bersih dengan nuansa putih dan hijau. Kalau haus, kita bisa mengambil minuman yang tersedia di dalam freezer yang terletak di pojok ruangan. Anyway, sebelum datang untuk treatment sebaiknya reservasi via telepon 2-3 hari sebelumnya karena ZAP cukup ramai pengunjung dan jadwal sudah full hampir di setiap harinya lho.

Sebelum treatment, pasien yang baru pertama kali datang ke ZAP diwajibkan untuk konsultasi dengan Dokter supaya nggak salah pilih treatment dan disesuaikan dengan kondisi kulit. Kenapa konsultasi ini penting banget? Karena nggak sedikit orang yang memiliki kulit yang sensitif dan nggak semua orang juga cocok dengan treatment tertentu. Untuk menghindari kemungkinan adanya kesalahpahaman antara klinik dengan pasien, Dokter menjelaskan berbagai kemungkinan efek samping yang ditimbulkan setelah treatment dan ditandatangani oleh kita sendiri sebagai bentuk persetujuan. Disini aku konsultasi dengan Dr.Anastasia. Seneng banget deh konsultasi dengan beliau karena orangnya smart dan ramah. Aku dapat banyak pengetahuan salah satunya makeup aman untuk kulit sensitif. Rahasianya No Foundation! Maksimal pakai bedak tabur bukan bedak compact karena kulit sensitif pastinya gampang jerawatan. Untuk kulit yang nggak sensian paling jadi komedo aja. Tuh kan bener, penyebab beruntusan/jerawat kecil-kecil yang mimpir di mukaku belakangan ini memang gara-gara foundation. Sebentar lagi foundation-foundation ini bakalan nongkrong di blog sale aku mendatang. Dibeli ya dibeliii. For your info, untuk konsultasi pertama kali ini dikenakan biaya Rp 50.000,-

Photo Facial ibarat olahraga, semakin sering dilakukan akan semakin baik hasilnya. Untuk Tahap pertama Photo Facial yakni Face Toning memiliki efek samping terjadinya beruntusan/jerawat yang memang cukup jarang terjadi. Biasanya hal ini terjadi pada kulit yang sensitif terhadap panas atau gampang memerah ketika terkena sinar matahari. Sebetulnya kulitku pun termasuk mudah memerah lho tapi aku memberanikan diri untuk tetap Photo Facial karena di treatment Photo Facial ini Face Toning sengaja dipadukan dengan Face Rejuvenation dan Oxy Infusion untuk mengurangi resiko yang ada.


Setelah konsultasi, saatnya treatment yeayyy!!! Ruangan treatment ini ada di Lantai 2. Ada 2 ruangan dan per ruangan dibagi menjadi beberapa bilik. Aku lupa sih tepatnya berapa, seingatku 3 bilik deh kalau ga salah. Correct me if I'm wrong ya. Hehe. Karena husband nggak masuk ke ruang treatment jadi nggak ada yang bantu fotoin dong. Syukurlah bawa tripod dari rumah jadi bisa setting kamera dan minta tolong Mbak Yanti aka terapis buat fotoin aku sebanyak mungkin supaya bisa pilah-pilih. Hihi, Terimakasih mbak Yanti buat bantuannya. Oke sip, mirror selfie dulu sebelum mulai treatment.

First of all, wajah kita dibersihkan menggunakan milk cleanser. Disini sebetulnya mataku sudah ditutup dengan kapas lalu dipasangkan kacamata karet(untuk menghindari sinar laser masuk ke mata). Aku tau itu milk cleanser dari tekstur dan wanginya aja. Haha. Saranku jangan menggunakan makeup tebal sebelum treatment karena bersihinnya pasti susah banget.

1. Face Toning
Proses ini menggunakan teknologi laser yang memiliki target melanin(sel pembentuk flek pada kulit), hemoglobin(sel darah merah), dan air yang terdapat pada lapisan dermis(kulit bagian dalam). Treatment ini efektif untuk meratakan warna kulit, mengurangi flek pada lapisan dermis, mengecilkan pori-pori, menyamarkan kerutan halus, mengatasi bekas jerawat, serta mengurangi minyak berlebih yang merupakan salah satu penyebab timbulnya jerawat. Face toning ini prosesnya kurang lebih 10 menit. Rasanya seperti kena strum/cekit-cekit tapi dikit banget dan nggak sakit sama sekali! Akan tercium bau hangus karena bulu-bulu halus di wajah terbakar. Nggak perlu horror ya, karena 100% lebih horror facial biasa yang jerawatnya dipencet-pencet itu lho.

2. Face Rejuvenation
Menggunakan teknologi berbasis cahaya yang bekerja pada bagian epidermis(kulit bagian luar) dan dermis bagian atas yang efektif untuk mengurangi flek hitam, menyembuhkan jerawat, mengurangi peradangan, meremajakan kulit wajah dengan merangsang regenerasi kolagen, dan mengurangi pigmentasi sehingga kulit tampak lebih cerah dan halus. Sebelum disinari, wajah dilumuri gel terlebih dahulu. Gel ini mirip dengan gel untuk usg namun lebih dingin dan nggak lengket. Berfungsi sebagai penyejuk wajah setelah treatment Face Toning, sebagai penghantar sinar dan mengurangi rasa panas saat disinari. Saat disinari aku merasa hangat-hangat saja. Pokoknya kalau kepanasan harus bilang sama Dokternya, nanti akan dikurangi tingkat kekuatan sinarnya. Untuk Face Rejuvenation ini prosesnya sekitar 10 menit.

3. Oxy Infusion
Memberikan oksigen secara optimal yang akan diserap kulit wajah melalui pori-pori sehingga dapat membuat kulit wajah terlihat lebih segar dan terjaga kelembabannya. Treatment ini bersifat soft peel yang dapat membersihkan wajah dari debu, kotoran, dan sel kulit mati. Menurutku di antara ketiga treatment, Oxy Infusion ini yang paling asik karena rasanya dingin-dingin fresh. Kata mbak Yanti kebanyakan pada ketiduran pas di Oxy soalnya pas disuruh mingkem(untuk membersihkan bagian atas bibir/dibawah hidung), orangnya udah nggak jawab. Haha. Proses Oxy ini pun kurang lebih 10 menit. 5 menit pertama udara/uap air yang disemprotkan berisi serum dan 5 menit kedua berisi udara/uap air saja. Saat disemprotkan ke wajah, uap airnya terkadang bisa terkena bibir dan terasa asin. Tenang saja karena nggak bahaya kog kalau tertelan.

Durasi treatment : 30 menit
Rentang waktu pengulangan treatment : 1 minggu

Setelah 3 treatment tadi, wajahku diolesi krim anti iritasi untuk mengurangi resiko munculnya iritasi setelah Face Toning. Dokter Anastasia juga memberikan resep krim anti iritasi yang bisa ditebus di ZAP/Apotik terdekat jika terjadi iritasi beberapa hari kemudian atau sederhananya bisa kompres dengan air dingin. Pantangan yang harus dihindari setelah Photo Facial selama 2 x 24 jam : Terpapar sinar matahari langsung, berenang, membasuh wajah dengan air hangat, dan sabun yang mengandung scrub. Setelah Photo Facial, hal yang aku takutkan seperti muncul beruntusan/jerawat nggak terjadi. Malah di keesokan harinya aku merasa wajahku jadi halus dan terlihat lebih cerah meskipun saat di foto before-after hampir nggak terlihat perbedaannya. (Minimal 3x treatment baru terlihat jelas) Minyak pun beberapa hari ini berkurang jauh. Aku jadi ketagihan Photo Facial di ZAP berhubung dekat sama rumah juga. Haha.
Untuk 1 kali Photo Facial biayanya Rp 500.000,- untuk pemilik paket series 500rb. Paket series ini berisi 3x treatment hingga 50x treatment yang berlaku selama setahun. Kalau nggak paket, harga treatment Photo Facial ini Rp 750.000,-. Yuk yuk beli paketnya aja supaya lebih hemat banyak. Thankyou ZAP dan Clozette Indonesia untuk kesempatannya mencoba Photo Facial. Happy Zap life!

No comments:

Post a Comment