Day in the life of an Influencer

Aku tau, diantara kalian pasti banyak yang penasaran dengan kegiatan para Influencer. Kira-kira mereka ngapain aja sih, kog 'cuma' foto-foto cantik terus upload di sosmed lalu dibayar? Nah, demi menjawab rasa penasaran para netizen, disini aku mau membocorkan daily activity-ku sebagai seorang Influencer dengan menjabarkan seluruh rutinitasku dalam menyelesaikan sebuah project. Yuk ikut aku!

Bangun tidur ku langsung pegang handphone, buka aplikasi Whatsapp dan Email untuk mengecek kalau-kalau ada tawaran project baru. Ga cuma itu, aku pasti buka Instagram juga! Niatnya sih cuma cek notif, tapi pasti ngescroll juga deh jadinya. Hehe. Kalau kerjaan yang berhubungan dengan handphone pasti setiap hari dan setiap saat aku lakukan. Nah, aku punya 3 activity yang harus aku lakukan bergantian dalam seminggu demi konten baru, yay!

Photoshoot
Sebelum menentukan waktu yang tepat untuk photoshoot, biasanya aku mengumpulkan minimal 5 produk atau lebih untuk difoto sekaligus untuk memaksimalkan uang, waktu, dan tenaga. Di lokasi foto aku harus tetap update di sosial media, biar audience bisa terus mengikuti kegiatanku. Tuh kan, siapa bilang influencer kerjaannya santai-santai terusss. Hihi

Event
Aku paling semangat datang ke event! Kenalan dengan orang-orang baru, foto-foto di venue, dan seneng juga dapet goodie bag. Hihi. Tapi tidak semudah itu, Ferguso. Disana para influencer harus kerja bikin konten. Kita semua sibuk sama handphone masing-masing untuk bikin Live Report. Ga cuma itu, lokasi venue yang seringkali jauh dari rumah, ditambah pedas pahitnya kemacetan Jakarta, rasanya mata jadi perih lantaran terpapar angin AC saking lamanya berada di dalam mobil.

Editing
Aku terbiasa mengedit foto menggunakan 2 Device yaitu Laptop dan Handphone. Laptop untuk mengedit detail, sedangkan handphone untuk menambahkan efek 'beauty'. Untuk menghasilkan 1 foto biasanya aku membutuhkan waktu 15-30 menit. Kebayang kan gimana 'hectic'nya kalau lagi banyak project Blog Post, karena foto yang harus diedit pasti lebih dari 1. Tahap editing ini memerlukan waktu kurang lebih 5 jam di depan layar biru, nonstop! Seringkali saat editing aku sembari bales-balesin email atau ngirim balik SKK dan MOU. Hihi. Maklum ya belum pakai personal assistant, jadi semua hal perintilan ini aku yang kerjain sendiri.
Dari semua tahapan, tahap inilah yang paling bikin mata sepet dan pegel. Belum lagi kerjanya di ruangan ber-AC ya kan. Kalau diperhatikan, semua kegiatanku seharian pasti berhubungan dengan blue screen dan pendingin ruangan. Ga heran sih, di era digital ini aku yakin banyak sekali profesi yang berhubungan dengan layar handphone dan laptop, ga cuma influencer aja! Dan ga heran juga kalau semua yang indoor di negara tropis ini pakai pendingin ruangan. Pernah pas lagi meeting sama client, tiba-tiba mataku berasa sepet, pegel, dan perih, ganggu banget deh pokoknya! Aku jadi berharap meetingnya cepat-cepat selesai. Parahnya lagi, aku jadi sulit berkonsenterasi karena sibuk mengerjapkan mata. Situasi yang bikin nyesel banget kalau dipikir-pikir. Huhuhu. Tapi kita semua nggak mungkin menghindari hal-hal yang menyangkut pekerjaan. Karena itu aku percaya setiap masalah ada solusi.

"The eyes are the windows of the soul,"

Ternyata mata sepet, pegel, dan perih yang aku rasakan adalah gejala mata kering, guys! Penyebabnya karena main handphone dan gadget kelamaan, atau berlama-lama di depan blue screen seperti TV dan Laptop. Menyetir kendaraan dalam jangka waktu yang lama, serta terkena paparan AC/Pendingin ruangan juga bisa jadi salah satu penyebabnya. Bahkan buat teman-teman yang masih berstatus pelajar dan kegiatannya seputar membaca dan belajar dalam jangka waktu yang lama, juga bisa mengalami gejala mata kering. Solusinya ga cukup kalau cuma dikucek-kucek saja, hati-hati nanti matanya jadi merah. Karena itu aku selalu sedia Insto Dry Eyes.
Insto Dry Eyes fungsinya untuk memberikan efek pelumas seperti air mata, mengatasi gejala kekeringan pada mata, dan meringankan iritasi mata yang disebabkan oleh kekurangan produksi air mata. Cara pakainya, 1-2 tetes pada setiap mata, 3x sehari atau sesuai anjuran dokter.
Dengan ukuran 7,5ml, Insto Dry Eyes ini sangat travelable. Harganya juga terjangkau! Aku beli di Indomaret sekitar 14ribu-15ribuan. Insto Dry Eyes ini mudah ditemukan dimana-mana selain di apotik atau drugstore, jadi kalau butuh tinggal mampir ke minimarket deh.
Anywayyy, aku tau banget nih kalian yang cewek-cewek pasti banyak yang pakai lensa kontak/softlens, soalnya aku juga. Ahahaha. Nah sebelum pakai Insto Dry Eyes, lepas dulu lensa kontak kalian dan pasang kembali minimal 10-15 menit setelah Insto Dry Eyes diteteskan. Jangan lupa untuk selalu ganti Insto Dry Eyes kamu dengan yang baru setelah dibuka 1 bulan.

Nah, itu dia solusiku supaya mata lelah-ku bisa kembali fresh dan bisa konsentrasi kerja lagi. Juga solusi buat kalian semua yang berkerja dalam segala bidang profesi apapun. Yes, apapun!
Malamnya...santai-santai sambil nonton movie di laptop atau baca webtoon di handphone sebelum tidur. Hahaha.

Bye mata kering~

1 comment: