Suteki Time SHINZU'I Ume Beauty Talkspiration

Hi Beauties~

Ini dia beauty event yang paling aku tunggu-tunggu banget. Minggu lalu tepatnya hari Sabtu tanggal 30 April, aku menghadiri Suteki Time yang diadakan oleh SHINZU'I Ume di AMBER Jakarta Selatan.
Seneng deh, jalanan hari itu lancar bebas macet padahal lagi malam minggu. Jadi aku sampai di tempat jam setengah 3 sore, 30 menit sebelum acara dimulai.
Begitu masuk ke dalam kafe, suasana sudah rame banget lho. Ternyata banyak teman-teman blogger yang sudah sampai duluan. Sama kayak aku, pasti beauty blogger lainnya juga pada excited ya nungguin Suteki Time-nya SHINZU'I Ume dimulai.

Sebelum acara dimulai, aku foto dulu dong di bannernya SHINZU'I Ume.
 Oh ya, 'bunny ear' aku noticeable banget ya. Haha. Ini salah satu props foto yang disediain sama SHINZU'I Ume. Props yang disediain banyak dan lengkap! Ada topi, flower crown, bando-bando lucu, dan masih banyak props kawaii lainnya. Aku pilih bunny ear karena bunny is my 'middle name', mention gigi kelinci aku.

Dresscode acara kali ini putih atau pink. Tadinya mau serba pink aja tapi inget sama dress putih ini yang kebetulan belum pernah diajak jalan-jalan ke luar rumah, jadilah pakai putih.
Ah, so envy ternyata lihat teman-teman beauty blogger lainnya yang cantik-cantik pakai outfit warna pink. XD

*:゚*。⋆ฺ

Disini kita bebas pilih table dan tempat duduk kita lho.
Di tempat duduk kita masing-masing sudah disediakan goodie bag warna pink berisi produk-produk dari SHINZU'I Ume. Kawaii!!!

Acara SHINZU'I Ume ini dikemas santai dan fun! Benar-benar tea time banget deh. That's why they called it, "Talkspirative" ya, sambil ngobrol santai tapi dapet banyak ilmu.
 Oh ya, MC-nya cute lho mirip cewek Jepang, namanya Chika.

Sebagai pembukaan acara, Caroline selaku Brand Executive menjelaskan dan mengenalkan kita dengan SHINZU'I Ume.
Kalau untuk brand SHINZU'I sendiri, sebetulnya aku sudah nggak asing lagi karena sering lihat produknya tersedia di pasar swalayan atau drugstore, bahkan aku sempat pakai beberapa jenis produknya seperti body lotion dan sabun mandi. Tapi SHINZU'I Ume ini berbeda dari SHINZU'I yang biasanya. Sederhananya kalau SHINZU'I yang sudah ada daridulu, produk-produknya lebih mature dan elegan. Sedangkan SHINZU'I Ume ini lebih fun dan cheerful, cocok buat remaja(kayak aku, ehem). Lalu Caroline juga menjelaskan tentang 5 karakter yang mewakili 5 varian wangi SHINZU'I Ume, yaitu :
Keiko = Anggun dan classy
Ayumi = Sweet girl
Hatsune = Smart
Iseiya = It girl/stylish
Yozora = Cute dan childish

Kata my Husband, aku Yozora banget. Seriusan? Haha. Padahal aku sedikit berharap dia bakal bilang aku kayak Hatsune yang smart, rada maksa dikit gapapa kan ya...=P Anyway, aku merasa super lucky bisa hadir disini karena kelima karakter ini perdana dikenalin ke teman-teman beauty blogger yang hadir di Suteki Time SHINZU'I Ume. Senang juga bisa sharing tentang kelima karakter ini ke teman-teman pembaca blog aku. :) Selain itu, kita juga dijelaskan mengenai keunggulan dari SHINZU'I Ume yang terbuat dari bahan-bahan alami seperti : Herba Matsu Oil yang diambil dari ekstrak Jamur Pinus dan ekstrak bunga sakura.

Setelah pengenalan produk oleh Caroline, acara dilanjutkan dengan talkspirative bareng beauty blogger cantik, Jean Milka. Jean adalah beauty blogger yang sudah terkenal dimana-mana. Aku sendiri sudah 3 kali ketemu sama Jean dan first impression aku, Jean adalah cewek yang smart dan humble. Disini kita semua tau kalau Jean super sibuk dengan kegiatannya sebagai beauty blogger dan dia lagi favorit banget sama Body Scrub Adzuki Beans dari SHINZU'I Ume. 
Body Scrub Adzuki Beans adalah produk yang menjawab kebutuhan Jean Milka bahkan kita semua lho. Buat cewek aktif jaman sekarang rasanya 24 jam selalu kurang ya. Waktu-waktu kita selalu habis buat kegiatan sekolah, kampus, atau pekerjaan. Dan yang membuat aku merasa kalau Body Scrub Adzuki Beans adalah produk yang spesial, karena body scrub ini nggak perlu dibilas! Selain hemat air, hemat waktu juga kan. Jean Milka biasanya pakai body scrub ini sambil nge-blog di laptop lho. 

Selayaknya tea party, sambil ngobrol seru dan inspiratif bareng Jean Milka, kita disuguhi minuman dan kue-kue kecil yang rasanya unik tapi enak dan beragam. 
Kuenya lucu-lucu ya! XD

*:゚*。⋆ฺ

Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Di sesi tanya jawab ini, kita boleh tanya-tanya tentang SHINZU'I Ume ataupun seputar tips-tips ngeblog dari Jean Milka.
 Meski bukan jadi salah satu orang yang memberi pertanyaan, tapi aku merasa pertanyaan-pertanyaan aku sudah terjawab lewat pertanyaan dari teman-teman beauty blogger yang tunjuk tangan.
Salah satu pertanyaan dari seorang beauty blogger yang bernama Tiara, dijawab khusus oleh Bpk Soenario selaku Executive Vice President. Tiara bertanya, Apakah SHINZU'I Ume Body Scrub Adzuki Beans bisa jadi solusi untuk lipatan-lipatan tubuh yang warnanya lebih gelap misalnya ketiak atau pangkal paha. Penyebab kehitaman pada kulit ketiak dan pangkal paha disebabkan karena bagian tersebut seringkali mengalami gesekan. SHINZU'I Ume Body Scrub Adzuki Beans ini membantu untuk meluruhkan sel-sel kulit mati sehingga bagian tersebut akan tampak lebih cerah. Menjawab kebutuhan para cewek banget deh ♥

*:゚*。⋆ฺ

Activity time!!!
Jean Milka nunjukin sebuah papan yang berisi kolase foto dan gambar. Oh, ternyata ini yang disebut dengan 'Vision Board'. Di Vision Board ini, kita bisa isi dengan hal-hal yang mau dicapai atau sesuatu hal yang bisa jadi self reminder. And then, kita dikasih waktu 25 menit untuk bikin vision board versi kita sendiri.  Masing-masing meja dapat 1 papan, beberapa majalah, gunting, lem, double tip, dan pin.
Seharusnya 1 meja berisi 4 orang, kebetulan di mejaku cuma berisi 3 orang. Aku semeja dan segrup bareng Gabby Pali dan Lady Yulia. Ganbatte!Tema Vision Board kita "Beauty Inside and Out". Sebetulnya tema yang kita pilih ini sudah umum, tapi jujur untuk jadi cantik luar dan dalam masih jadi visi kita lho. Meskipun karir kita sebagai beauty blogger, seringkali kita masih suka lupa merawat kulit karena lebih fokus untuk benahin yang di luar lewat polesan makeup. Jadi visi kita bertiga, kita mau setiap harinya selalu inget buat investasi cantik dengan rajin pakai skincare. Terus untuk inner beautynya kita lebih fokus ke self minded supaya kita selalu punya pikiran yang positif dan semangat buat jalanin hari-hari kita terutama untuk menghadapi hari Senin yang biasanya bikin badmood. Setelah 25 menit, Vision Board harus sudah ready untuk dipresentasikan. Di grup aku, Gabby yang jadi JuBir-nya. Gabby pinter banget lho presentasiinnya, aku rasa Gabby ini punya bakat jadi pembicara di depan kayak Jean Milka. Hehe.
Finally, ga nyangka banget grup kita jadi pemenang "Best Vision Board". So happy! ♥

Foto bareng pemenang games lainnya. Ada yang menang The Best Dress, Best Question, Best Social Media Post, dan menang jawab quiz dari SHINZU'I Ume.

Sebelum acara selesai, kita semua foto bareng!!! Ah, super seru banget acaranya! Selain dapat tips-tips ngeblog dari Jean Milka, aku juga bisa kenalan sama produk baru dari SHINZU'I yaitu SHINZU'I Ume. Semoga di lain waktu, aku bisa diundang lagi ke acara-acara yang diadakan oleh SHINZU'I. Thankyou for invited, Kawaii Beauty Japan dan SHINZU'I Ume. 

*:゚*。⋆ฺ

Aku dapat 2 goodie bag, yang pertama goodie bag karena datang ke beauty event dan yang kedua karena menang "Best Vision Board"
Aku dapat serangkaian produk SHINZU'I Ume. Wow, happy bathing time!

Kiri :
♥ SHINZU'I Ume Body Cleanser Iseiya (500ml)
♥ SHINZU'I Ume Body Scrub Keiko
♥ SHINZU'I Ume Body Lotion Ayumi (210ml)
♥ SHINZU'I Ume Body Scrub Adzuki Beans Iseiya
♥ Shower Puff

Kanan :
♥ SHINZU'I Ume Body Cleanser Ayumi (60ml)
♥ SHINZU'I Ume Body Lotion Hatsune (90ml)
♥ SHINZU'I Ume Body Scrub Adzuki Beans Keiko
♥ Aromatheraphy Candle
♥ Shower Puff

Ditunggu ya review produk SHINZU'I Ume di blogku. See you soon :)

Photo credit to Sam Seite

Breast Augmentation At The Clinic | Beautylosophy [PART3]

Sepertinya seri terakhir dari trilogi post blog Breast Augmentation At The Clinic | Beautylosophy ini yang paling ditunggu-tunggu ya. Hehe. Setelah baca post blog ini, teman-teman yang berencana ingin plastic surgery nggak perlu jauh-jauh pergi ke luar negeri segala, karena di The Clinic | Beautylosophy kualitasnya bagus dan hasilnya pun memuaskan.

Masih ingat dengan post Breast Augmentation At The Clinic | Beautylosophy [PART 2] ? Terakhir aku cerita tentang pengalamanku pas prosedur Breast Augmentation yang aku jalani, kali ini aku menceritakan dengan after care surgery beserta resultnya. Happy reading ya ♥

Setelah Breast Augmentation
(Hari ke 1-Hari ke 6)

Sesampainya di rumah, aku langsung tiduran lagi soalnya rasa ngantuknya masih sisa. Haha. Anyway, kalau teman-teman sudah baca post sebelumnya, disitu aku bilang kan kalau pas bangun dari obat bius, bagian dada sudah dililit dengan perban. Tapi karena pas selesai surgery aku sudah keburu pakai baju dan suamiku baru diperbolehkan masuk ke Ruang Operasi setelah itu, jadinya dadaku yang sudah diperban nggak sempat difoto. Keesokan harinya waktu aku bedrest di rumah, baru sempat foto deh.
OMG! I can see the volume!!! ♥‿♥
 
Setelah Breast Augmentation surgery memang diharuskan untuk bedrest selama 3-5 hari. Selama aku bedrest, suami aku yang gantiin aku buat mengerjakan tugas-tugas rumah tangga, take care of my babies, plus masakin aku makanan!!! Masakan-masakannya enak pula ♥ Such a great husband banget! :')
Setelah surgery, nggak ada pantangan soal makanan. *senyum lebar*
Selain dibikinin makanan, suami juga beliin minuman yang sehat-sehat supaya recoverynya lebih cepat katanya. Hehe.

Waktu masa bedrest, aku cuma berdiri dan jalan kalau lagi mau ke toilet dan duduk pas makan, habis itu tiduran lagi. Mau bangun dari tempat tidur ke posisi duduk atau dari posisi duduk ke tidur pun harus dibantu, caranya punggung aku ditopang dengan tangan suami. Teruuusss, selama 1 minggu aku nggak mandi lho. Haha. Karena memang belum boleh kena air dulu sampai lepas perban. Jadi suami aku yang cuciin muka dan keramasin aku. Aku menyarankan buat teman-teman yang mau memutuskan untuk melakukan Breast Augmentation, lebih baik kita punya seseorang yang bisa menemani dan membantu kita saat masa pemulihan pasca operasi, karena pasti tubuh kita nggak sekuat dan mandiri seperti biasanya. Bahkan untuk melakukan hal-hal yang ringan misalnya seperti bangun dari tempat tidur, itu pun harus dibantu.

Setelah bedrest selama 3-5 hari tetep belum boleh kerja yang berat-berat, angkat barang yang berat, atau angkat-angkat tangan. Jadi selama 1 bulan aku selalu pakai baju kancing depan atau baju yang bagian lehernya longgar, karena gampang dipakai dan nggak perlu angkat tangan segala. Hari pertama sampai hari ketiga, aku merasa lemas dan kepala terasa pusing, apalagi saat bangun dari tempat tidur dan berdiri. By the way, The Clinic | Beautylosophy juga memberikan 1 kantong obat-obatan berisi antibiotik dan obat anti nyeri/pain killer.
Pernah di hari ketiga, saat aku lagi di toilet, tiba-tiba aku pusing berat dan hampir pingsan. Mungkin karena kebanyakan tiduran kali ya. Cepat-cepat aku balik ke tempat tidur terus nggak lama setelah itu aku muntah, padahal baru 10 menit yang lalu aku selesai makan siang lalu minum obat antibiotik plus anti nyeri. Memang di hari kedua dan ketiga itu aku merasa perut kembung banyak gas, tapi nggak bisa sendawa mirip sama orang lagi sakit maag atau keracunan makanan. Akhirnya suami aku kirim Whatsapp ke Dokter Danu untuk menanyakan sebetulnya saat pasca operasi, muntah dan mual itu wajar atau tidak. Ternyata itu adalah hal wajar, bukan karena efek surgerynya tapi karena efek obat anti nyeri. Semakin tinggi dosis pain killer/pereda nyeri yang kita pakai, lambung akan bereaksi. Selain itu untuk beberapa orang yang peka, efek dari obat anti nyeri bisa menimbulkan sakit kepala, pusing, diare, mual, dan muntah. Wah, jadi nggak heran ya kalau aku merasa pusing, mual, dan muntah. Kata Dokter Danu, kalau rasa sakitnya masih bisa ditahan, aku nggak perlu minum obat anti nyeri itu. Tapi syukurlah, rasa sakitnya masih bisa sangat ditolelir.

Nih muka kucel berminyak, rambut lengket dan lepek, udahlah ga mandi berhari-hari juga, tapi tetap berjiwa narsis gimana dong, jadinya ya begini ini deh. Selfie!!! Hahaha.


Kontrol #1 & Lepas Perban
18-Desember-2015 (Hari ke 7/ 1 minggu setelah Breast Augmentation)

Tepat seminggu kemudian setelah surgery, aku datang lagi ke The Clinic | Beautylosophy untuk kontrol dan lepas perban. Dokter Danu dan suster-suster sampai heran karena perban yang aku pakai masih rapi banget, persis seperti seminggu yang lalu saat baru diperban. Haha. Soalnya aku ingat banget dengan pesan suster-suster seminggu yang lalu, katanya, "Jangan buka perbannya sendiri ya, kalau sudah nggak nyaman boleh datang kesini kapan saja, nanti perbannya diganti,". Sebetulnya sekitar hari kelima setelah surgery, aku merasa gatal-gatal di bagian yang tertutup perban, tapi karena jarak antara rumahku dengan The Clinic | Beautylosophy Cipete terbilang cukup jauh plus jalanan Jakarta yang suka macet, jadilah aku bertahan sampai disuruh kontrol sama Dokter Danu. Hahaha. Oh ya, hari ini aku sudah boleh mandi lho. Oh, senangnyaaa~♥
Sehabis lepas perban, aku baru lihat payudara sendiri setelah seminggu lamanya. Surprise banget dapat ukuran baru. *terharu*. Mulai hari ini, aku harus rajin merawat luka bekas sayatan supaya jahitannya cepat kering dan rutin massage payudara sesering mungkin untuk meminimalisir Capsular Contracture. Terus aku dikasih salep ini..
Cara merawat luka sayatannya dengan rutin mengoleskan salep ini setiap sebelum mandi supaya jahitannya nggak terlalu basah kena air. Salep ini berminyak jadi dapat menghalangi air membasahi luka. Selain itu, jahitannya juga nggak boleh kena sabun. Ohya, karena belum bisa dan belum boleh angkat-angkat tangan, mandinya disarankan pakai shower. Setelah mandi, salep boleh dioleskan lagi tipis-tipis menggunakan cotton bud. Karena kulitku alergi dengan plester micropore(plester warna putih), sebagai gantinya lukaku ditutup dengan kain kasa steril. Untuk satu bulan pertama, setiap hari aku harus pakai korset pasca operasi VOE (Compression Garment) termasuk pas lagi tidur. Korset khusus ini banyak kegunaannya, yakni; memaksimalkan hasil operasi dengan penekanan yang tepat untuk daerah-daerah tertentu, membantu mempercepat penyembuhan dan mengurangi pembengkakan sehabis operasi, membantu membentuk kulit untuk menyesuaikan dengan bentuk tubuh yang baru, dan mengurangi rasa sakit pasca operasi. Kalau korsetnya lagi dicuci, aku menggantinya dengan pakai sport bra.


Kontrol #2 & Lepas Jahitan
23-Desember-2015 (Hari ke 12 setelah Breast Augmentation)

Hari ke 12 setelah surgery. Aku datang lagi ke The Clinic | Beautylosophy untuk lepas jahitan. Ada sedikit rasa sakit seperti waktu kita lagi menjahit terus nggak sengaja ketusuk jarum. Sakitnya dikiiiiittt banget kog. Haha. Dokter Danu kerjanya cepat dan sambil ngajak ngobrol juga, jadi ga begitu berasa tau-tau sudah selesai.
Setelah lepas jahitan, Dokter Danu menyarankan untuk menempelkan plester micropore diatas luka selama 2 minggu. Karena jahitan luar sudah dilepas, istilahnya penahan lukanya menjadi berkurang dan plester akan membantu untuk merekatkan luka. Seperti yang aku bilang diatas, kalau kulitku alergi dengan plester micropore. Dokter Danu bilang kalau aku mulai merasa alergi, plester micropore-nya tidak perlu dipakai lagi. Sekitar 1 minggu setelah lepas jahitan dan rutin pakai plester micropore, di hari ke-8 aku mulai merasa gatal pada bagian yang tertempel plester. Lalu aku menghentikan penggunaan plester micropore dan menutup luka dengan kain kasa steril supaya salep yang aku oleskan ke atas luka nggak menempel ke korset.


Kontrol #3 Bekas Luka
14 Januari 2016 (<1 Bulan/30 hari setelah Breast Augmentation)

Kali ini aku datang ke The Clinic | Beautylosophy untuk kontrol bekas sayatan operasi. 
Proses penyembuhan lukaku baik dan ga ada masalah. Tips supaya nggak ada komplikasi apa-apa setelah operasi cuma satu : nurutin apa kata Dokter. Hehe. Sampai Dokter dan suster-susternya selalu inget aku sebagai pasien yang manut. Soalnya tiap kali ketemu aku, mereka selalu bilang "Kakaknya nurut banget sih ya jadi sembuhnya cepet,". Hm, bangga juga jadinya. Haha.
Setelah ini aku harus rutin menempelkan silikon lembaran diatas luka sayatan untuk memberi penekanan yang merata pada permukaan luka agar bekasnya lebih tersamarkan.
Nanti silikon lembaran ini akan aku potong-potong sesuai dengan ukuran luka, sekitar 4-4.5cm. 1 potongan dapat dipakai selama 1 bulan, jadi 1 lembar seperti ini cukup untuk digunakan +/- 1 tahun pemakaian.


Kontrol #4
17 Maret 2016 (+/- 3 bulan setelah Breast Augmentation)

Nggak terasa sudah 3 bulan lebih sejak breast augmentation yang aku jalani. Ini adalah kontrolku yang terakhir. Waktu sampai di The Clinic | Beautylosophy, aku super happy karena semua suster-susternya dan staff disana masih inget sama aku. Haha. Mereka nyapa dan nyempetin diri buat salaman plus nanya kabar. So respectful deh. Semua orang di klinik satu ini, baik Dokter, suster, sampai staff, semuanya memang ramah banget. Seru kan kalau sebuah klinik bukan jadi tempat yang scary tapi malah homey. :)
Horeee!!! Semua hasil pemeriksaannya baik lho. Cuma Dokter Danu bilang bentuk payudaraku masih agak kaku. Terus beliau mengingatkan aku buat jangan takut-takut untuk bergerak bebas, pokoknya aktifitas normal aja. Karena dengan bergerak normal, bentuk payudara akan lebih natural dan 'jatuh' seperti halnya payudara asli. My husband nanya dong, "Kalau angkat berat udah boleh belom, Dok? Misalnya angkat barbel atau gendong anak...", ternyata udah boleh sejak 1 bulan setelah operasi. Ya ampun aku seneng banget deh. Berarti aku sudah bisa workout kayak dulu lagi dan yang paling terutama aku sudah boleh gendong-gendong my baby boy. Sakingan senengnya, aku sampe ngomong berulang-ulang ke My Husband pas masih di klinik, "Nanti begitu sampe rumah, aku mau gendong Chaverre!". Ga kehitung deh berapa kali aku ngomong gitu. Haha.

Setelah selesai bahas tentang payudara, disini kita lagi ngomongin soal nose+chin filler. Aku lagi lihat before-afternya nih, bagus banget loh hasilnya sampai aku terkesima soalnya sukses bikin hidung jadi mancung dalam sekejap dan dagu jadi 'V'.
Maybe for the next topic? Hehe.


Sakit/Tidak?
Sebelum surgery, aku khawatir dengan rasa sakit setelah prosedur. Sakingan khawatirnya aku sampai intensif browsing sana sini tentang pengalaman orang-orang yang pernah Breast Augmentation juga. Rata-rata sih pada bilang sakit banget sampai berhari-hari bahkan berminggu-minggu. Pas ngalamin sendiri aku happy banget karena ternyata rasa sakitnya nggak seburuk seperti yang aku bayangkan dan nggak seperti yang aku dengar dari orang-orang. Dari skala 1-10, kira-kira maksimal 4. Itu juga kalau payudara sedang berkontraksi atau lagi di-massage. Rasa sakitnya itu mirip dengan rasa sakit sewaktu payudara membengkak karena penuh dengan asi. Not bad-lah ya. Haha. Oh iya, meskipun pas massage payudara di 2 minggu pertama rasanya agak sakit, tapi tetep harus rajin massage untuk meminimalisir Capsular Contracture. Nggak perlu khawatir, karena setelah 2 minggu pasca operasi rasa sakit akan semakin berkurang dan dalam waktu +/- 3 minggu-4 minggu umumnya rasa sakit akan hilang. Kalau untuk luka sayatannya, aku nggak merasa sakit sama sekali! Memang sih kalau orang lain yang ngelihat luka sayatannya pasti mengira aku merasa sakit, padahal nggak. Hehe. Tapiii, balik lagi ke masing-masing orang ya, karena toleransi rasa sakit tiap orang pasti bisa berbeda-beda.

N.B
Sebetulnya daripada dibilang rasa sakit, lebih tepat kalau dibilang rasa nggak nyaman ya. Awalnya aku belum terbiasa dengan adanya benda asing yang dimasukkan ke dalam tubuh. Kayak ada sebuah benda ditaruh diatas dada dan ada pemisah antara dada dengan payudara. Terus rasa nggak nyaman lainnya seperti pegal-pegal di leher dan punggung karena hampir sepanjang selama 5 hari berturut-turut aku cuma bisa berbaring di atas kasur dan nggak bisa miring ke kanan atau ke kiri apalagi peluk guling. Pokoknya cuma terlentang saja dan itu pegel abis. Hahaha. Berita baiknya, setelah 1 bulan pasca operasi aku sudah bisa aktivitas seperti biasa lho, misalnya gendong anak dan olahraga. Malahan baik untuk dilakukan supaya bentuk payudara semakin natural.


Result 
*no edit - without padded or push up - under room light*
♡ From 32B(Nggak full B malah ( ˃̣̣̥⌓˂̣̣̥ ) to 32D ! ♡
So happy with the result! ⚈▿⚈

Setelah mendapatkan size yang dimau, bukan berarti perjuangan berhenti sampai sini. Ingat dengan "Capsular Contracture" yang aku sebut-sebut di postingan #1? Capsular Contracture adalah respon dari sistem kekebalan tubuh untuk mengucilkan benda asing di dalam tubuh. Jadi efeknya bisa membuat implan jadi teraba, bergelombang, dan tertarik keatas dan kebawah, juga menimbulkan rasa sakit. Komplikasi ini cuma bisa dihindari dengan cara rajin massage payudara, sederhananya dengan gerakan melingkar. Rajin massage ga cuma sebulan atau dua bulan doang, tapi setahun! Aku percaya segala sesuatu yang hasilnya bagus pasti harus ada perjuangan dan aku sama sekali nggak keberatan buat rajin massage, toh buat diri sendiri juga kan. Untuk teman-teman yang Breast Augmentation juga, jangan lupa buat rajin-rajin massage ya!


Scheduling
Sebelum memutuskan untuk Breast Augmentation, aku menyarankan untuk menyediakan waktu khusus dan mengosongkan jadwal atau pekerjaan selama 2-3minggu(14-21 hari). Karena setelah Breast Augmentation Surgery diharuskan untuk bed rest minimal 3-5 hari untuk menghindari komplikasi seperti pendarahan. Berdasarkan pengalaman pribadi, 2 minggu/14 hari setelah surgery aku sudah bisa beraktifitas normal kembali meskipun belum boleh melakukan banyak gerakan tubuh. Sedangkan 3 minggu/21 hari setelah surgery sudah bisa kembali bekerja seperti biasa(ngantor/kuliah misalnya), namun tanpa gerakan tubuh yang berlebihan dan beraktifitas fisik yang berat misalnya olahraga. Setelah 1 bulan? Sudah bisa aktifitas kayak biasanya dong. Yey! Disini aku share mothly planner pribadi aku pas di bulan Desember 2015, bulan dimana aku meluangkan waktu khusus untuk menjalani Breast Augmentation beserta persiapan hingga pemulihannya.
Buat teman-teman yang punya rencana untuk melakukan Breast Augmentation juga, semoga monthly plannerku ini bisa berguna sebagai gambaran kalian dalam memilih waktu yang tepat.

Read Part 1 here : http://goo.gl/hwKWZP
Read Part 2 here : http://goo.gl/nZsf47

http://www.theclinicindonesia.com/
JL. Abdul Majid Raya No. 40D, Cipete, Jakarta Selatan.
☎ 081393426000 / 02129042417
✉ info@theclinicindonesia.com


Cathy Doll Meet & Greet 2016

Attending another Beauty Event. Ini adalah kedua kalinya aku berkesempatan menghadiri acara beauty. Kebetulan memang my Husband lagi nggak ada jadwal foto di hari Sabtu tanggal 23 April lalu, jadi bisa nememin aku sekaligus foto-fotoin juga. Terus, lokasi event-nya juga di Jakarta Pusat nggak terlalu jauh dari rumahku, soalnya seringkali beauty event diadakannya di Jakarta Selatan kan. Dari ujung ke ujung banget dong sama rumahku yang lokasinya di jakarta Utara. Hehe. Kebetulan dong acaranya Cathy Doll ini lumayan deket dari rumahku jadi dateng deh. Sebetulnya di event ini lebih ngejelasin tentang detail blog competition yang diadakan oleh Cathy Doll di bulan Mei-Juni mendatang. Pastinya tetep juga ada bahas-bahas tentang produk dari Cathy Doll-nya sendiri ya.
Sering banget nih kedengeran kalau pada bingung, Cathy Doll ini brand darimana sih, Thailand or Korea? Memang sih ya, di kemasan Cathy Doll selalu tertulis "Made In Korea" tapi penjelasan produknya banyak ditulis dalam bahasa Thailand. Apalagi Cathy Doll ini memang boomingnya di Thailand kan. Oke, jadi Cathy Doll ini sebetulnya memang produk asli Korea tapi target utama marketingnya di Thailand. Oh, aku juga baru ngerti sekarang. Haha.
Aku pernah dapat info kalau produk Cathy Doll ini sudah banyak beredar versi palsunya di online shop-online shop yang nggak terpercaya. Cara membedakan produk Cathy doll yang ori dan yang fake sebetulnya cukup mudah, setiap produk Cathy Doll yang original pasti selalu tertempel sticker hologram bentuk bulat dan berwarna pink bertuliskan Karmart yaitu distributor resminya Cathy Doll. Tapi, yang namanya orang udah niat mau palsuin mungkin aja dia bikin seniat dan semirip mungkin sama aslinya termasuk sama stickter-sticker hologramnya. Karena itu, disarankan banget untuk beli produk Cathy Doll di online shop resminya yaitu My Lovely Sister atau bisa langsung ke counter Cathy Doll di Gandaria City dan Kota Kasablanka.
Paling best sellernya yang Whitening Series. Sempet langsung nyobain pakai juga disana, hasilnya langsung terlihat saat dibaurkan ke kulit! Jadi lebih cerah dari sebelumnya lho. Eh, kebetulan aku dapet Ready 2 White Body Lotion ini di dalam goodie bag. Jadi nanti bisa reviewin buat teman-teman yang penasaran sama produk Cathy Doll satu ini. Ditunggu ya review dariku~

Mbak Novita selaku Sales Manager Cathy Doll Indonesia(Kiri) dan Mbak Grace Sitohang sebagai MC(Kanan). Mbak Novita lagi menjelaskan serba-serbi tentang Cathy Doll, persis seperti yang sudah aku tulis diatas ya. :)

Seru dan rame banget eventnya! Thankyou Cathy Doll Indonesia for having me. ♥

And then, pas acara selesai aku dapat kesempatan buat foto-fotoan sama teman-teman beauty blogger yang biasanya kita cuma bisa ngobrol lewat LINE or Whatsapp atau bahkan cuma kenal dari sosmed doang. Sekarang bisa kenal secara langsung dan ngobrol-ngobrol juga. So happy!

Akhirnya ketemu sama Jessie (kiri), Jessie tinggi dan langsing kayak model banget! Terus ketemu juga sama Anita Maya (kanan), Anita imut ya nggak nyangka kalau ternyata sudah punya anak juga. Hidup mama muda!

Ketemu lagi sama Jean Milka(tengah) dan Cut Auzola(kanan). Ketemu mereka udah kedua kalinya. Jean so humble, meski terkenal dimana-mana tapi nggak sombong dan friendly. Kalau Auzola super humoris dan fun. Semoga kita ketemu lagi ya di next event.

Ada Rini Cesillia dan Bella Terentia(foto kiri) juga. Kita bertiga pernah planning buat collaboration make up gitu dan bikin grup di LINE. Jadi sebelum ini, kita cuma sebatas ngobrol lewat LINE dan di sosmed aja. Akhirnya di eventnya Cathy Doll , kita bisa ketemuan deh. Terus, di foto kanan ini ada Rhea Kim. Sama seperti teman-teman blogger lainnya, kita cuma pernah ngobrol lewat LINE dan sosmed. Rhea ini fotografer dan hasil fotonya keren-keren lho!

Sebetulnya banyak banget teman-teman beauty blogger yang hadir, sakingan banyaknya sampai aku nggak sempat foto sama mereka satu per satu. Semoga lain kali bisa foto bareng sama teman-teman yang lain ya. :) 

Karena eventnya ga ditentukan dresscode, aku pakai outfit sesuai seleraku, casual. Sebetulnya milih pakai kemeja putih karena biar kembaran juga sih sama my Husband. Hehe. Tapi aku memang ga bisa jauh-jauh dari warna monochrome. Black and White is my happy color!

Photographer : Sam Seite

Tale and Ponytail

Kayaknya nggak ada bosen-bosennya deh kalau ngomongin soal rambut (lagi). Seneng deh punya 'rahasia' buat merubah style rambut secara instan. Kalau kemarin aku bahas tentang bangs clip, sekarang aku punya ponytail dari Pinoko Beauty.  Sudah lama aku naksir banget sama ponytail ini soalnya nggak perlu susah payah styling rambut, tinggal pasang udah cakep. Lanjut baca reviewnya ya ♥
(image source: pinokobeauty2)
Kalau dari segi kualitas, Pinoko Beauty nggak diragukan lagi. Harganya pun sangat affordable, untuk ponytail pita ini harganya cuma Rp 100.000,- saja. Terbuat dari semi human hair, tebal dan natural deh mirip rambut asli. Helaiannya juga halus dan lembut. Ponytail ini bisa dicuci catok lho. Aku kan pilih ponytail yang model curly. Curlynya ini permanen, jadi nggak bakalan hilang kalau disisir dan dicuci. Pilihan warnanya ada 3:black, darkbrown, dan lightbrown.

Di sisi belakang ponytailnya ada 1 clip kecil. Clip ini seperti sirkam, cukup disangkutkan pada rambut asli jadi bukan clip seperti jepitan.

Cara pakainya sangat mudah! 
1. Buat ponytail dengan rambut asli.
2. Sangkutkan clip di bagian pangkal ponytail rambut asli kita.
3. Lilit lalu ikat dengan pita yang terdapat pada ponytail. And, DONE!


Photographer : Sam Seite

Aku recommended banget online shop Pinoko Beauty ini untuk kamu yang lagi nyari wig, hair clip, ponytail, atau bangs yang berkualitas dan original 100%.

Contact Person
Instagram : Pinokobeauty2
Line : @pinokobeauty (Pakai '@')

Changes in Just a Minute

Aku baru aja ganti warna rambut jadi hitam. Kata my hubby, wajahku jadi nggak pucat seperti waktu rambutku berwarna terang. Awalnya sih pesimis ya sama warna hitam, takutnya kayak habis disemir uban. Ternyata bagus dan cocok juga. Haha. Selain pengen gonta ganti warna rambut, aku pengen juga cobain berbagai gaya rambut salah satunya potong poni. Sayangnya aku lagi dalam misi panjangin rambut termasuk poni juga, jadi eksperimen gaya rambutnya ditunda dulu deh. Eh, ternyata nggak harus nunda dulu deh buat ganti model poni soalnya sekarang aku punya Kimiko Bangs dari Pinoko Beauty yang bisa dicopot-pasang sesuka hati. Senangnya!

(image source: pinokobeauty2)
Kimiko Bangs ini adalah poni jepit/bangs clip yang kualitasnya oke banget. Terbuat dari semi human hair jadi helaian rambutnya halus dan tebal, tidak mengkilap dan tidak mudah kusut, juga bisa dicuci dan catok.
Klipnya ada 2 dan nggak rentan copot, kecuali ada yang iseng sengaja narik poni kita. Haha.

.。.:*・

How to use?
Cara pakainya simpel dan mudah banget. Jepit poni asli kita dengan bobby pin. Kalau emang rambutnya udah panjang atau katakanlah nggak ada poni, tetep jepit aja rambut bagian depan ke arah samping supaya rambut aslinya nggak turun-turun saat bangs clipnya dipasang. Sebelum jepit clip-nya, sesuaikan dengan panjang poni yang kita mau, misalnya sejajar dengan alis, di bawah alis, atau di atas alis. Terakhir, tinggal pasang bangs clipnya deh.
Voilà! Nggak butuh waktu lama lagi buat punya tampilan baru. Kalau mau tampil cute, nggak harus potong poni jadi rata dulu kan. Tinggal pasang Kimiko Bangs aja, beres! Praktis dan natural, nge-blend banget sama rambut asli. Love it! ♥

.。.:*・

+ Praktis, tinggal jepit aja kayak pakai jepitan rambut biasa.
+ Natural, jatuhnya alami pas dipakai. Orang-orang nggak notice kalau kita lagi pakai poni palsu.
+ Affordable price! Cuma Rp 85.000,- lho~
+ Available dalam berbagai warna : black, black brown, dark brown, natural brown, coffee brown, dan light brown.

- n o t h i n g !

.。.:*・


Photographer : Sam Seite

Lagi nyari wig, hair clip, ponytail, atau bangs yang berkualitas dan original 100%, belinya di Pinoko Beauty aja.
Contact Person
Instagram : Pinokobeauty2
Line : @pinokobeauty (Pakai '@')